Dua Hari yang Mengubah Saya

Hanya dua hari, tetapi setelah melewatinya, sepertinya ada perubahan penting. Itu yang saya alami setelah mengikuti pelatihan Wellness Revolution Rabu (24/3) – Kamis (25/3) 2015. Pelatihan ini mengenalkan tentang pola hidup dan makan yang sehat.

Dari pelatihan itu, saya juga baru tahu, mengapa seseorang mudah gemuk hanya karena makanan “sepele.” Itu terjadi karena bahan makanan itu tidak sehat, kalorinya tinggi, dan seringkali mengandung kolesterol tinggi. Hanya sepele kata orang, sepotong kerupuk, keripik, kue, keju, atau cokelat.

Pelatihan itu bahkan tidak dianjurkan mengurangi makan, justru dianjurkan makan lima kali. Tetapi jenis makanan yang dimakan yang harus di seleksi. itu baru tentang makanan.

Kalori manusia pada dasarnya dapat diketahui kebutuhannya tiap hari, saya sendiri sesuai program aplikasi myfitnesspal, membutuhkan 2040 kalori setiap hari. Setiap orang berbeda kebutuhannya tergantung dari berat dan tinggi badan. Jika ingin diet, maka perlu mengurangi kebutuhan kalori, bukan mengurangi makan.

Hal lain yang mesti dilakukan orang kalau mau sehat ya olahraga. Ada sejumlah testimoni peserta sebelumnya yang inspiratif, Mas Tono misalnya. Penyandang diabetes itu bertahun-tahun tergantung dengan obat, dengan olahraga, diabetesnya mulai berkurang.

Yang menarik dari pelatihan ini, instruktur datang dari beragam latar belakang, ada psikolog, ahli kebugaran, dan ahli gizi. Ketiganya memberi pandangan sesuai kompetensinya. Psikolog misalnya, berpandangan pikiran orang mempengaruhi kesehatan. Maka tidak heran orang dengan pikiran yang kurang sehat, mendorong munculnya hormon merugikan. Maka Sis Monic (kami memanggil perempuan dengan sebutan itu, sementara untuk laki-laki dengan sebutan Bro), mengajak kami berjalan-jalan ke masa lalu.

Sesi ini yang paling saya suka. Tidak rasional ! Memang tidak perlu dirasionalkan. Pikiran kita terlalu didekte dengan hal-hal yang sifatnya rasional.  Sementara alam bawah sadar yang 90 persen ada dalam pikiran kita, jarang (mungkin tidak pernah) digali potensinya. Sis Monic menyarankan, agar apapun yang muncul selama meditasi berjalan-jalan ke masa lalu, jangan dipatahkan.

Saya bertemu dengan masalah-masalah masa lalu yang mengganjal. Masalah itulah yang kemudian menjadi emosi kesedihan, marah, merasa bersalah, atau emosi kesal. Satu per satu masalah itu saya selesaikan, saya kembali ke masa lalu dan mencoba melihat yang seharusnya saya lakukan. Saya merasa setelah itu agak enteng.

Pengalaman setiap peserta alam meditasi itu tentu berbeda-beda. Ada yang melihat sesuatu di luar dugaannya, itulah keajaiban alam bawah sadar.

Dan, hari-hari ini, saya memulai perubahan itu…

Author: andy riza

Saksi dari rangkaian peristiwa, berusaha menyampaikan sebenar-benarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *