Pemenang

Warga menikmati makanan, saat berada di Tempat Pemungutan Suara di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Selatan, 19 April 2017.

Pilkada DKI (1)

Pemenang

Kata pemenang menjadi luas artinya di pemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Bagi saya, pemenangnya adalah rakyat Ibu Kota, lebih luas lagi rakyat Indonesia. Fase ini fase sulit dalam pendewasaan demokrasi Indonesia. Sebagian orang menyebutnya, ini adalah pil pahit menuju transisi demokrasi.

Kontestasi antar calon berlangsung sengit setidaknya enam bulan terakhir. Gaung persaingan ini bahkan menasional, ke sejumlah daerah dengan balutan isu agama. Ini yang menjadikan polarisasi masyarakat menjadi kian tajam.

Pandangan personal saya, persaingan politik silahkan saja. Namun tidak enak dirasakan jika menggunakan isu agama di dalamnya. Anda boleh berbeda pandangan, silahkan tulis pandangan anda di media tulisan yang anda pilih. Tetapi persaingan sudah usai, perlu waktu untuk memulihkan luka-luka karena pertentangan politik.

Saya yakin kubu-kubu yang berseteru masih cinta Indonesia. Yang perlu dilihat saat ini adalah jangan sampai muncul segregasi, pengelompokan orang berdasarkan kesamaan ide atau yang lain. Segregasi tidak boleh dibiarkan karena tidak akan menyehatkan akal pikiran. Jika dipelihara, saya khawatir yang muncul adalah pandangan diluar yang saya pikirkan adalah salah.

Bisa jadi ada kebenaran di orang yang anda anggap musuh, atau bisa jadi ada kesalahan pada orang yang anda anggap kawan.

Mari kembali mencintai Indonesia.

Jakarta, 16 Mei 2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s