Suatu hari di Columbia University

Wakil Presiden Jusuf Kalla berbicara di World Leaders Forum di Columbia University, New York, Amerika Serikat, Jumat (22/09/2017) waktu setempat.

Beruntung sekali saya mengikuti World Leaders Forum di Columbia University, New York, pada Jumat 22 September 2017 pukul 10.00 pagi waktu Amerika Serikat. Acara ini digelar di sela-sela kesibukan Pak JK menghadiri pertemuan Sidang Umum PBB pada waktu itu. Tidak terbayang bisa main ke kampus ini. Membayangkan kuliah di sini pun tidak pernah. Kemana saja aku selama ini ..?

Di sana, JK menjadi salah satu orang yang diundang dalam pertemuan World Leaders Forum di kampus itu. Dia hadir membawakan pidato dengan judul “Harmony and Peace: The Indonesian Experience.” Adapun acara dibuka oleh David Madigan, Dekan Facultas Seni dan Ilmu Pengetahuan.

Fokus saya pada suasana diskusi di forum itu. Jika di acara-acara formal, biasanya penanya tidak bebas bertanya, baik dari segi jumlah maupun materi pertanyaan. Pagi itu, semua yang hadir yaitu mahasiswa dari berbagai universitas di sekitar New York berebut bertanya. Moderator membagi mereka sesuai posisi tempat duduk di sisi kanan hingga kiri secara merata.

Dari enam pertanyaan mahasiswa, empat di antaranya mahasiswa asing. Tiga mahasiswa asing itu terlihat berparas wajah mirip orang-orang dari India dan Pakistan. Yang saya dengar namanya Sohaker Mali, Sukmar, dan Hasan Ali. Mereka bertanya tentang perlakuan pemerintah pada kaum minoritas, komitmen Indonesia para perubahan iklim, dan upaya pemerintah menyatukan berbagai kelompok keagamaan.

Salah satu penanya dalam World Leaders Forum yang dihadiri Wapres Jusuf Kalla. Foto dari screen shot kanal youtube Columbia University.

JK sudah terbiasa menghadapi forum-forum seperti itu. Dia tidak terlihat repot menjawab berbagai pertanyaan. Sepanjang pidatonya, dia lebih banyak berbicara tanpa melihat teks, begitu pun saat dialog. Semua dijawab langsung seperti layaknya orang berdialog. Meski berbeda gaya, saya teringat Presiden Filipina Rodrigo Duterte berdialog dengan wartawan.

Saya ingin membawa cerita ke mahasiswa tadi. Ada ratusan mahasiswa hadir di forum itu. Sebagian besar mahasiswa berwajah bule (iyalah, kan di New York), sebagian berwajah Asia mulai dari India, Pakistan, Bangladesh (disebut IPB), Asia, dan tentunya wajah mahasiswa melayu (Indonesia, Malaysia).

Namun kehadiran mahasiswa berparas IPB itu menjadi fokus saya. Mereka terlihat dominan dalam mengajukan pertanyaan. Mereka seakan ingin tahu lebih jauh tentang Indonesia. Mereka sedang dalam semangat yang tinggi di kampus itu.

Pemandangan serupa saya pernah tangkap saat bertugas di Swedia pada tahun 2010 an. Mahasiswa dari IPB itu banyak mengisi kesempatan kuliah master dan doktoral. Mereka memanfaatkan peluang pemerintah setempat yang memberi beasiswa untuk kuliah di jenjang itu. Istilah IPB itu juga saya dapatkan dari mahasiswa Indonesia di sana. Karena saking banyaknya kelompok mahasiswa itu, mereka menyebutnya, mereka dari IPB.

Diskusi lengkap di Jusuf Kalla, Vice President of Indonesia, at the Columbia University World Leaders Forum

Barangkali ini ada hubungannya, mengapa kelompok dari orang-orang IPB itu banyak bekerja di perusahaan internasional.

Beberapa di antaranya adalah CEO Google Sundar Pichai dan CEO Microsoft Satya Nadella. Mereka ini adalah orang yang lahir di India, atau keturunan India. Keduanya juga mengenyam pendidikan internasional di sejumlah negara.

Apakah orang-orang asal IPB itu benar-benar sedang di atas angin ? Maksudnya apakah mereka sedang dalam posisi mengisi peran-peran penting di tataran global ? Saya sedang mengamatinya. 

Malang, 14 Maret 2019

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s