Kopi Simalungun, Melayangkan Angan ke Pematang Siantar

Kopi simalungun. Foto oleh Cahyo Pramono.

Kekayaan kopi nusantara memang membanggakan. Menikmati biji kopi dari berbagai daerah rasanya seperti menyelami kekayaan budaya itu. Sama halnya dengan menikmati kopi simalungun misalnya, bayangan saya melayang pada betor BSA (Birmingham Small Arms), Kedai kopi Koktong, roti ganda, jalanan Kota Pematang Siantar, serta keramahan warga di sana.

Saya ingin pengalaman ini dapat anda rasakan juga melalui biji kopi simalungun ditanam petani Simalungun. Proses budidaya, pemetikan, hingga roasting dikerjakan oleh orang terpercaya. Karenanya, anda dapat mencoba kopi arabica dari kampung Sidamanik, Simalungun, Sumatera Utara.

Kopi yang saya maksud ;

1. Tumbuh di sekitar hamparan kebun teh.

2. Dipetik hanya dari biji merah.

3. Dari hasil sortir pertama.

4. Defect kurang dari lima persen.

5. Cupping score 80-85.

6. Diproses dengan full wash.

7. Roasting level = Medium

Kemasan yang sudah disangrai dengan tingkat kehalusan grade 3-4. Foto Andy Riza.

Informasi lain, kopi ini ;

1. Dipanen dari kebun kopi Bapak Ricko di Desa Pematang Sidamanik dan Ibu Kristin Desa Parik Sabungan, Simalungun.

2. Ditanam di ketinggian 950 – 1362 meter di atas permukaan laut.

3. Varitas pohon kopi ; sigararutang dan gayo

4. Dipanen akhir bulan September, diproses secara fullwash, dijemur selama dua hingga tiga minggu.

5. Disortir manual oleh ibu-ibu di Sidamanik.

6. Proses Produksi disupervisi oleh Bapak Ricko.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s